Ekonomi Wilayah Perbatasan Indonesia Masih Dikuasai Malaysia

Pengalaman saya jalan ke daerah Nunukan,Kalimantan Utara, Entah karena jalur distribusi yang jauh atau harga sudah mahal jika sudah sampai di daerah perbatasan indonesia malaysia, sehingga barang luar juga dengan bebasnya ikut meramaikan produk atau jualan tanpa label atau cukai dari Indonesia.

Di kalimantan utara contohnya, tidak asing lagi ditemui produk luar negeri tanpa cukai yang dijual bebas, seperti bahan makanan, sembako dan gas LPG merek negeri tetangga.

Menurut saya pemerintah tidak bisa berbuat banyak dalam hal penghentian masuknya barang ilegal ini karena jika hanya menunggu suplay sembako,LPG dan barang lainnya dari dalam negeri, maka dijamin tidak dapat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan ini.

Disinilah peran instansi atau lembaga terkait dituntut mencari cara agar suplai barang dapat berjalan dengan lancar ke wilayah perbatasan karena dengan kejadian ini, sama saja kita membangun negara orang dengan hasil keringat kita.

Termasuk peluang untuk menjadi investor besar yang menangani produk sembako dan kebutuhan lainnya di daerah perbatasan.

2 thoughts on “Ekonomi Wilayah Perbatasan Indonesia Masih Dikuasai Malaysia

  1. hmm… jadi inget film band dedy mizwar, tanah surga katanya….
    kayanya mesti makin banyak yang turut serta pergi kesana dan nyoba ngasih distribusi… katanya yang diperbatasan itu mata uang juga mereka pake ringgit bukan rupiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s