Mengusik Mimpi Raja Minyak

Pukul 05.30, Asyik surfing di perkebunan sawit untuk menuju Satuan Pemukiman 3 (SP3), karena ada jembatan ambruk, saya akhirnya melewati jalan alternatif, sempat bingung juga jalan keluarnya dimana, maklum blok itu adalah blog ujung yang baru kali itu saya lewati.

Ada yang menarik disitu, saat saya bingung mencari jalan keluar, akhirnya saya bertemu dengan Pak Nuhung, seorang pemanen setengah baya yang sedang bekerja di Blok itu sejak pukul 05.15, berawal dari bertanya . Akhirnya saya sadar, dengan mengajak dia ngobrol selama 15 menit, tandan sawit yang harusnya sudah pak Nuhung panen atau turunkan dari pohonnya, jadi terlambat panennya.

Dijalan saya berfikir, 15 menit waktu yang terbuang adalah sangat berharga bagi seorang Pak Nunung, raja minyak memberikan ia gaji Rp 2000 dikalikan jumlah tandan yang berhasil ia turunkan,bukan hanya itu, tandan itu harus sudah di langsir ke pinggir jalan sebelum pukul 08.00 agar tidak terlambat diangkut oleh truk angkutan buah kelapa sawit.

15 Menit itu, saya telah menghambat jalan pundi-pundi dollar sang raja minyak, sampai saat ini saya belum berani membayangkan bagaimana jika semua “Pak Nunung”tidak bekerja, pasti sang Raja Minyak akan terusik dari mimpi indahnya.

(secuil karya saya di Kompasiana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s